bedak dingin

Tips Mengatasi Biang Keringat dengan Bedak Dingin

  • August 20, 2021

Biang keringat adalah kondisi kulit menyakitkan yang sering terjadi pada saat cuaca panas. Gejala biang keringat umumnya ditandai dengan munculnya sekelompok kecil benjolan kecil yang menonjol pada kulit merah yang teriritasi. Sensasi berduri, terbakar, atau gatal juga dapat menyertai ruam panas. Ruam panas juga dikenal sebagai biang keringat, ruam keringat, atau miliaria rubra dan bisa diminimalkan rasa tidak nyaman dengan bedak dingin.

Biang keringat sebenarnya bisa timbul di mana saja, akan tetapi, bagian paling sering adalah di sekitar lipatan kulit, seperti leher, selangkangan dan area bawah lengan. Biang keringat terjadi ketika pori-pori keringat tersumbat karena keringat berlebih. Biang keringat juga sering menyerang Anda yang tinggal di daerah iklim panas dan lembab. Bayi sangat mungkin mengalami ruam panas, terutama jika mereka berpakaian berlebihan.

Sebagian besar, biang keringat tidak serius dan sering hilang dengan sendirinya dalam suhu dingin. Namun, bisa sangat tidak nyaman dan menjadi lebih buruk jika keringat berlebihan terus berlanjut. Oleh karena itu, coba lakukan beberapa tips berikut ini untuk mengatasi biang keringat.

1. Hindari kebiasaan menggaruk

Ada banyak pengobatan rumahan untuk mengatasi biang keringat. Menggunakan bedak dingin dapat menenangkan kulit, mengurangi peradangan, gatal-gatal sekaligus mencegah terjadinya infeksi. Selain itu, penting untuk tidak menggaruk ruam. Menggaruk dapat menyebabkan lebih banyak iritasi dan mungkin infeksi.

2. Mandi dengan air dingin

Biang keringat biasanya mereda setelah kulit mendingin. Anda dapat mencoba untuk mandi dengan air dingin untuk mengurangi risiko biang keringat. Mencuci kulit dengan lembut juga dapat membuka pori-pori. Hal ini sangat penting, karena pori-pori yang tersumbat berkontribusi pada ruam panas.

Pastikan Anda mengeringkan kulit dengan benar setelah mandi. Kulit yang dibiarkan basah bisa teriritasi. Anda dapat mengeringkan dengan kipas angin dan AC. Saat kulit Anda sembuh, hindari keringat berlebih dan udara lembab. Ventilasi penting dalam membiarkan ruam mengering dan tetap dingin. Tidur di kamar ber-AC, atau gunakan kipas angin.

3. Pakaian yang ringan dan menyerap kelembapan

Cobalah hindari pakaian yang dapat mengiritasi kulit atau membuat lebih banyak berkeringat. Pakaian yang menyerap kelembapan yang ringan dan longgar dapat membantu menyembuhkan kulit Anda terhindar dari iritasi. Gunakan bahan yang dirancang untuk aktivitas berat ataupun olahraga. Ini akan sangat cocok untuk wicking kelembaban. Bahan katun, meskipun bukan kain yang menyerap kelembapan, cukup menyerap keringat. Mungkin nyaman dipakai juga.

4. Gunakan kain dingin

Kompres dengan air dingin sangat bagus untuk menenangkan kulit yang teriritasi. Anda dapat merendam kain  ke dalam air dingin, atau es untuk mengurangi rasa sakit dan iritasi akibat biang keringat. Oleskan kompres es yang dibungkus handuk ke ruam. 

5. Lidah buaya

Lidah buaya memiliki sifat anti inflamasi dan antiseptik yang bertugas mendinginkan kulit serta mencegah adanya infeksi. Lidah buaya dapat membantu meredakan pembengkakan dan rasa sakit pada luka. Gunakan lidah buaya langsung pada biang keringat untuk meredakan rasa perih serta tidak nyaman.

6. Bedak dingin tanpa pewangi

Bedak dingin dapat mengurangi keringat dengan menyerap keringat. Gunakan dingin tabur tanpa pewangi, karena wewangian dapat mengiritasi kulit Anda. Oleskan sedikit pada area rawan keringat seperti ketiak, punggung lutut, dan paha bagian dalam.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*